Posts

Showing posts with the label health

Cerita Tentang Ibu Dapur

Image
Tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu di berbagai belahan dunia, tidak terkecuali Indonesia. Berbagai ucapan selamat Hari Ibu ramai mewarnai media sosial. Mulai dari sekedar cuitan di Twitter hingga foto dengan caption menyentuh di Instagram semua tertuju pada Ibu. Tetapi, di Pondok Pesantren Nurul Huda Lampung, ucapan selamat Hari Ibu ditujukan kepada sosok yang berbeda. Adalah Ibu Suwarni, Ibu Suminah dan Ibu Fadhilatun yang senantiasa memasak makanan untuk para santri di Pondok Pesantren Nurul Huda. Jarak rumah ketiganya tidak terlalu jauh dari Pondok Pesantren, kira-kira ½ kilometer yang setiap hari ditempuh dengan berjalan kaki. Ketika pagi masih buta, beliau-beliau sudah bergegas pergi ke dapur pondok untuk memasak. Lupakan memasak untuk porsi 4 orang, ketiganya memasak untuk seluruh Pondok Pesantren Nurul Huda yang berjumlah 700 orang sekali makan. Menu makanan kesukaan para santriwan dan santriwati adalah “Selobor”. Menu sederhana berbahan dasar kol dan sawi yang di...

Bandung Food Change Lab Exhibition & Talkshow: Bukan Sekedar Pameran

Bertempat di Lokasi, jalan Ir. H. Juanda No. 92, sebuah pameran dan acara diskusi mengenai makanan sehat diadakan. Berjudul Bandung Food Change Lab Exhibition & Talkshow merupakan kolaborasi antara Riset Indie dan HIVOS. Berfokus pada social labbing yang dilakukan di Bandung mengenai PKL & makanan sehat, terdapat beberapa temuan yang bisa menjadi cikal bakal solusi bagi masalah pangan yang satu ini. Pameran di Bandung Food Change Lab Exhibition & Talkshow sendiri merupakan wadah untuk mempresentasikan hasil karya solutif dari kelas design thinking mahasiswa CCE MBA ITB beberapa bulan kemarin. Dalam kelas design thinking tersebut, mahasiswa terbagi kedalam beberapa kelompok kecil. Selama berminggu-minggu mereka mencoba melakukan proses design thinking mengenai isu PKL & makanan sehat. Mencoba menelaah masalah dari isu yang lebih luas serta komprehensif terbukti mampu menghasilkan ide-ide segar. Namun, bukan hanya kreatifitas yang dituntut untuk memecahkan suatu masa...

Jajan di Pinggir Jalan Tidak Perlu Khawatir Kebersihan Lagi!

Kuliner Indonesia tentu sangat beragam jenisnya. Beberapa menu asli Indonesia seperti rendang dan nasi goreng namanya sempat mendunia. Bahkan, rendang digadang-gadang sebagai makanan terlezat di dunia. Ingin mencicipi kuliner Indonesia? Jajan di warung tradisional atau pinggir jalan adalah kuncinya! Sempat ada celotehan bahwa semakin sederhana tempat makannya, biasanya semakin lezat rasa menunya. Di kota Bandung, rasa makanan yang benar-benar enak memang dijajakan di jalan dengan warung sederhana. Benar begitu? Lantas, bagaimana dengan masalah kebersihan makanan yang dijual? Semenjak akhir tahun lalu, Dinas Kesehatan mulai memasang stiker laik sehat dan laik kebersihan pada sejumlah pedagang kaki lima (PKL). Di kota Jogja, terdapat 50 PKL di kawasan Alun-Alun Utara yang mendapatkan stiker tanda kuliner sehat. Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan bahwa hal ini menjadi pemenuhan standar pangan yang aman dan berkualitas untuk konsumen. Hal ini merupakan kewajiban dari pemer...

Diabetes Masuk Peringkat Ke-4 Penyebab Utama Kematian

Image
Baru 14 Oktober kemarin dunia merayakan Hari Diabetes Sedunia. Diabetes merupakan gangguan pada hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas. Hormon insulin memiliki tugas untuk mengatur metabolisme gula yang terdapat dalam darah. Pada penderita diabetes, gangguan pada hormoneinsulin ini mengakibatkan kadar gula darah meningkat. Kadar gula yang berlebihan ini sering ditemukan juga pada air seni para penderita diabetes. Maka dari itu, penyakit diabetes seringkali disebut penyakit kencing manis. Pada tahun 2016, terdapat 4 penyakit dari 20 penyebab disabilitas, yaitu storek, penyakit paru obstruktif kronis, kehilangan keseimbangan dan diabetes yang menjadi penyebab utama kematian di Indonesia. Tahun ini, International Diabetes Federation (IDF) dan World Health Organization (WHO) mengambil tema perempuan dengan diabetes dan minimnya akses kesehatan bagi mereka. Hingga saat ini, terdapat 199 juta wanita yang hidup dengan diabetes. Jumlah ini merupakan angka yang sangat besar dan dipr...

Salam Merdeka Dari Mustika Rasa

Image
Sekitar 7 bulan yang lalu sebuah portal media di Indonesia merilis video di YouTube yang bercerita tentang Rahung Nasution, seorang aktivis kuliner Indonesia. Memilih hidup nomaden dan bereksplorasi dengan masakan asli tanah air tentu membuatnya memiliki pandangan lain soal negeri ini. “Dulu saya tidak memberi apresiasi terhadap makanan, karena itu kebutuhan saya. Kemudian saya mulai berpergian ke tempat-tempat lain. Kemudian saya berpikir, cara paling demokratis untuk mengerti negeri ini adalah dengan makanan. Kamu bisa terima nggak? Belajar lah demokrasi dari lidah kau, kan,” ujar Rahung dalam video tersebut lengkap dengan logat khas Sumatera Utara yang dimilikinya. Perihal dapur memang sepele. Tapi, hasil dari masing-masing dapur mencerminkan ke-khas-an nya tersendiri. Ini bukan perihal garam yang lebih banyak dari rumah tetangga atau resep rahasia keluarga. Benar kata Rahung, ini adalah masalah kesatuan negeri. Puluhan tahun lalu, ada seorang lelaki di Indonesia yang juga menya...

Yakin Pola Diet Kamu Sudah Benar?

Berat badan dan timbangan seringkali menjadi masalah untuk perempuan. Bobot badan naik sedikit saja, bisa jadi masalah. Mungkin kamu juga sering merasa seperti itu? Alih-alih olahraga, diet menjadi jalan yang dianggap cepat menurunkan berat badan. Tren diet masa kini mulai dari mayo diet, carbo diet hingga diet yang dikombinasikan dengan teh herbal tertentu pasti sudah sering kita dengar. Tetapi, apa benar itu semua cara yang sehat dan tepat untuk menurunkan berat badan? Ini dia beberapa mitos tentang diet yang sering ditemui di masyarakat. Yuk kenali lagi, apakah ini semua fakta, atau hanya mitos belaka: 1. Makanan bebas lemak baik untuk tubuh Tidak semua lemak itu jahat bagi tubuh, loh… Yang benar adalah tidak harus makan makanan bebas lemak, tetapi kita hanya perlu mengurangi konsumsi lemak jenuh seperti mentega, daging dan makanan olahan. Ganti makanan tersebut dengan konsumsi lemak tak jenuh seperti kacang-kacangan, ikan dan alpukat. Makanan dengan label rendah lemak ( low-fa...